Postingan

JANGAN SALAH BELI! 📺 Smart TV Belum Tentu TV Digital DVB-T2

Gambar
Kemarin saya baru saja menangani keluhan seorang pelanggan di sebuah apartemen. Beliau kebingungan karena meskipun sudah menggunakan Xiaomi Mi TV 4 (Seri L32M5-AN) yang sudah Android/Smart TV, ternyata gambar tetap tidak jernih atau bahkan tidak muncul siaran digital sama sekali. Padahal, lokasi apartemen tersebut punya sinyal TV Digital yang sangat kuat! Apa masalahnya? Sobat Jernih harus tahu: Smart TV = TV yang bisa konek internet (Youtube, Netflix, dsb). TV Digital = TV yang memiliki tuner DVB-T2 untuk menangkap siaran bening tanpa semut. Faktanya: Seri Xiaomi Mi TV 4 (L32M5-AN dan seri sama dengan ukuran lainnya) adalah salah satu model yang Smart (Android) tapi tunernya masih ANALOG. Jadi, kalau dicolok antena langsung, dia tidak akan bisa menangkap siaran digital. Solusinya bagaimana? Jangan buru-buru ganti TV! Anda tetap bisa menikmati siaran digital yang jernih dengan menambahkan: ✅ Set Top Box (STB) DVB-T2 berkualitas. ✅ Kabel HDMI (agar kualitas gambarnya tetap tajam/HD). ✅ ...

Televisi Masih Menjadi Hiburan Mereka Berumur 40-an ke Atas

Gambar
  Di era di mana istilah streaming, on-demand, dan content creator mendominasi percakapan media, televisi linear—format siaran terjadwal yang kita kenal selama puluhan tahun—sering kali dianggap sebagai "artefak" masa lalu. Namun, data rating dan survei pasar menunjukkan realitas yang berbeda: televisi linear tidak mati, ia hanya sedang mengalami penyempitan demografi. Saat ini, penonton setianya didominasi oleh generasi berusia 40 tahun ke atas (Gen X dan Boomers). Fenomena ini bukan sekadar masalah "gagap teknologi." Ada alasan berlapis yang melibatkan kenyamanan psikologis, kelelahan mental terhadap pilihan, hingga fungsi sosial yang masih belum bisa digantikan sepenuhnya oleh algoritma Netflix atau TikTok. 1. Kenyamanan dalam "Lean-Back Media" Salah satu alasan utama mengapa generasi 40-an ke atas lebih menyukai TV linear adalah konsep "Lean-Back Media" (media bersandar). Bagi mereka yang telah melewati hari kerja yang panjang dan penuh keput...

ProLiga Voli 2026 – Saksikan di MOJI

Gambar
  Bola voli Indonesia kembali membara! **ProLiga Voli 2026** hadir dengan semangat baru, aksi spektakuler, dan rivalitas sengit yang siap menggetarkan layar kaca Anda. Dan kali ini, Anda tak perlu khawatir ketinggalan satu detik pun aksi para bintang lapangan seperti Megawati, chaca, hingga pemain internasional yang meramaikan kompetisi paling bergengsi di Tanah Air! **Saksikan ProLiga Voli 2026 secara eksklusif hanya di MOJI TV!** Stasiun televisi yang selalu dekat dengan keluarga Indonesia kini menjadi rumah resmi siaran langsung ProLiga musim 2026. Dengan kualitas gambar tajam, suara jernih, dan liputan lengkap sebelum, saat, dan sesudah pertandingan, MOJI TV membawa Anda seolah berada di pinggir lapangan—merasakan setiap smash keras, blok menawan, dan sorak penonton yang membara! Tapi tunggu dulu… agar pengalaman nonton voli Anda benar-benar maksimal, pastikan Anda menggunakan Antena Digital dari kami ! Ya, antena digital terbaru yang dirancang khusus untuk menangkap siaran MOJ...

Akhir Era "Siaran Tahan Hujan": Mengapa MNC Vision Meninggalkan Frekuensi S-Band?

Gambar
Bagi generasi yang tumbuh di era 90-an dan 2000-an, pemandangan antena parabola kecil berbentuk solid dengan logo Indovision (sekarang MNC Vision) adalah simbol kemewahan hiburan rumah. Berbeda dengan antena parabola jaring (C-Band) yang berukuran raksasa, atau parabola Ku-Band yang sering "kalah" oleh mendung, MNC Vision punya senjata rahasia: Frekuensi S-Band. Namun, sebuah kabar besar mengguncang industri penyiaran satelit tanah air. MNC Vision secara bertahap mengakhiri layanan siaran berbasis S-Band dan memigrasikan pelanggannya ke platform lain. Keputusan ini bukan sekadar pergantian perangkat, melainkan sinyal berakhirnya penggunaan frekuensi S-Band untuk layanan Direct-to-Home (DTH) di Indonesia.Mengapa frekuensi yang dulu dianggap "sakti" karena tahan hujan ini akhirnya ditinggalkan?  ( selengkapnya baca disini ) Bagi anda yang mengalami kendala migrasi MNCVISION kami siap bantu. Hubungi kami segera.

AFC U23 Hadir di RCTI

Gambar
  RCTI kembali menghadirkan tontonan sepak bola kelas dunia melalui AFC U23 Asian Cup Saudi Arabia 2026 , ajang sepak bola usia di bawah 23 tahun paling prestisius di Asia. Turnamen ini akan berlangsung mulai 6 Januari hingga 24 Januari 2026, mempertemukan tim nasional terbaik Asia dalam pertarungan penuh gengsi, strategi, dan determinasi. Piala Asia AFC U23 menjadi panggung lahirnya bintang-bintang masa depan sepak bola Asia. Di sinilah generasi muda menunjukkan kualitas terbaiknya, membuktikan kekuatan mental, teknik, dan visi bermain di level internasional. Tak hanya menjadi ajang unjuk gigi para pemain muda, turnamen ini juga menjadi pembuktian para pelatih muda dengan strategi terbaik mereka. RCTI akan menyiarkan pertandingan-pertandingan pilihan AFC U23 Asian Cup Saudi Arabia 2026 dan menghadirkan atmosfer stadion langsung ke rumah Anda. Siaran RCTI kamu tidak jernih ? Hubungi kami segera - 08155737755